*Bagi yang kehilangan semangat bersama Al-Quran*:
1. Perbaiki hubungan dengan Allah.
Perbanyak istighfar dan *mengalah-lah* untuk Allah.
**saat jam 2-3 malam masih ngantuk, saya ngalah ->bangun ->Labbaik Yaa Rabb.
Tidak ada orang yang ngalah kepada Allah, yang membuat dia jatuh dalam kerugian.
** Kisah Nabi Sulaiman di Q.S. Shad: 31-36.
Ngalahnya terhadap kendaraan yang melalaikannya dr shalat ashar.
Demi mengutamakan Allah lebih tidak punya kendaraan yang mewah.
Karena Tidaklah kita mengalah untuk Allah, kecuali Allah akan memberikan yang lebih besar dari yang kita kalahkan.
Diri kita tidak akan teruntungkan jika kita turuti terus,tidak akan bermanfaat bagi diri dan orang lain.
Bisa jadi di hari-hari tertentu kalah, maka seimbangkan di pagi/siang -->memperbanyak tilawah di jam produktif.
Bagaimana mungkin kita akan menikmati Al-Quran, kalau shalat sunnah, qiyam, dzikirnya sedikit.
Karena yang kita baca Kalamullah.
Kalau hubungan kita tidak atas dasar cinta, membayangkan saja kegiatan bersama Al-Quran sudah melelahkan.
2. Betapapun, sudah 22 jam bersama al-Quran, itu belum ada apa-apanya.Kenapa?
Karena target-target yang diinginkan oleh Allah dari diri kita, masih sangat banyak yang belum terealisasi.
22 jam ->evaluasi ->bagaimana penilaian Allah terhadap kualitas diri kita terhadap ayat-ayat, di antaranya:
-Q.S. 23/1; menjadi orang yang khusyu' dalam shalatnya-
Q.S. 9/41; berangkatlah kamu baik dgn rasa ringan atau berat...
QS : 9 : 111, 112 ; menjadi mujahid mengangkat senjata di jalan Allah
*Maka berinteraksilah dengan Al-Quran lebih didasari kepada*:
- Iman
- Birrul Walidain ( berinteraksilahdengan Alquran dalam rangka membahagiakan orang tua di dunia dan akhirat)
- Khidmatul Muslimin ( sibuk dg Alquran sebagai persiapan melayani ummat)
Jadi janganlah berbagai macam kekurangan-kekurangan kita dalam beramal salih, kita tambah dan perbesar serta perparah dengan minimnya kita dalam berinterkasi dg Alquran.
Baik tilawah, tahfidz, murojaah dlsb.
Jangan sampai Allah melihat hal2 positif dari diri kita dgn jumlah jam yang sedikit.Berdoalah lebih serius lagi kepada Allah, untuk menjadikan diri kita sangat mudah dalam menjadi hamba-hamba-Nya yang selalu mengalah untuk Allah.
a'lam bishshowab.
Arahan ustadz Abdul Aziz Abdur Rauf Lc Al-Hafizh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar